Laman

Penemuan obat herbal sembuh total Diabetes

"Hanya Kami yang berani kasih garansi uang kembali"

  • 100% UANG KEMBALI JIKA GULA DARAH ANDA TIDAK TURUN SELAMA 2 MINGGU
  • 100% RAMUAN HERBAL DARI BIJI MAHONI DAN BAHAN ALAMI LAINNYA
  • 100% DIJAMIN ANDA BISA BEBAS MAKAN DAN MINUM MANIS LAGI

Pada saat ini banyak ramuan obat herbal untuk diabetes yang ditawarkan mengklaim bisa menyembuhkan secara total, dan mungkin Anda juga sudah banyak mencoba berbagai macam obat diabetes, namun tidak juga menunjukkan hasil , kalaupun memang terbukti ampuh, namun tahukah Anda? itu hanya bersifat sementara, jika Anda tidak menaati pantangan dan tidak meminum obat secara rutin lagi maka gula darah Anda akan naik kembali, karena obat tersebut tidak dapat menyembuhkan secara total.

Namun kini telah ditemukan sebuah ramuan obat 100% herbal tanpa efek samping yang sudah terbukti banyak merasakan kesembuhannya, dengan memadukan ramuan jawa dan cina mampu mengobati diabetes. Unsur terpenting dari obat ini adalah biji mahoni pilihan dan racikan tanaman herbal lainnya sehingga didapatkan ramuan yang tepat untuk mengobati diabetes, bahkan yang tadinya ketergantungan pada suntikan insulin akhirnya terbebas setelah minum ramuan ini.

Biji Mahoni Pilihan

Ramuan Diabetes ini kami beri nama Diabetahoni, ramuan ini tidak hanya menurunkan gula darah secara sementara namun bekerja secara langsung mengembalikan fungsi pankreas, sehingga produksi hormon insulin menjadi lancar, menumbuhkan sel-sel baru, menurunkan kadar kolesterol, mempelancar saluran pembuluh darah, dan membersihkan saluran pencernaan.

Ramuan Diabetahoni ini sudah banyak orang yang membuktikannya dan banyak orang yang merekomendasikan, karena ramuan ini benar-benar penemuan luar biasa yang dapat memberikan harapan hidup Anda lebih baik dari penyakit diabetes.

KAMI TIDAK MENGUMBAR JANJI, TAPI BUKTI NYATA BISA ANDA RASAKAN SENDIRI...INFORMASI INI 100% HANYA INGIN MEMBANTU PENDERITA DIABETES, TIDAK SEMATA-MATA HANYA MENGERUK KEUNTUNGAN....

Harga 1 pack Diabetahoni Rp.280.000 isi 56 kapsul

Cara konsumsi obat :
  • untuk Diabetes tanpa luka diminum 2 x sehari 2 kapsul sekali minum
  • untuk Diabetes disertai luka, kolesterol, hipertensi, stroke, atau asam urat diminum 3 x sehari 3 kapsul, kalau luka sudah hilang 3 x sehari 2 kapsul sekali minum


TIDAK ADA SALAHNYA JIKA ANDA MENCOBA,
OBAT HERBAL INI AMAN BAGI TUBUH DAN
ANDA PUN DAPAT GARANSI UANG KEMBALI


produk ini dijamin keaslian dan khasiatnya, Jika dalam waktu 2 minggu tidak merasakan perubahan, kami akan kembalikan uangnya 100% kepada Anda, ini sebagai bukti bahwa kami menawarkan hasil bukti nyata dari khasiat produk Diabetahoni bukan sekedar janji, dan bukti bahwa kami tidak semata-mata mengeruk keuntungan, tapi kami benar-benar keinginan membantu kesembuhan penderita diabetes. untuk pemesanan Diabetahoni silakan hubungi no. hp. 082-111-932208 siap kirim seluruh Indonesia.



Syarat & ketentuan garansi :
  1. Garansi hanya berlaku semenjak paket kiriman diabetahoni diterima pembeli hingga 2 minggu (24 hari) kemudian.
  2. Klaim garansi dengan mengirimkan kemasan/bungkus diabetahoni yang telah terpakai dan bukti hasil laboratorium gula darah sebelum menggunakan obat diabetahoni dan setelah habis pemakaian.
  3. Penentuan waktu bukti cek gula darah dilaboratorium harus sekurang-kurangnya dan selebih-lebihnya 1 hari sebelum dan sesudah obat diabetahoni diminum, cek gula darah secara lengkap baik waktu puasa dan 2 jam setelah makan.
  4. Garansi berlaku jika adanya konfirmasi kepada kami perihal paket kiriman telah diterima pembeli melalui SMS ke nomor kontak kami , sebagai penentuan waktu kesepakatan garansi.

Setiap pembeli benar-benar sudah membaca, memahami dan menyetujui secara sadar syarat dan ketentuan yang dibuat dari pihak kami (penjual)


------------------------------------------------------------------------------------------------------

ANJURAN SELAMA MELAKUKAN TERAPI OBAT DIABETAHONI:
  1. Penderita diabetes mellitus harus menghindari tidak mengkonsumsi gula, makanan yang manis-manis,dan makanan yang banyak tepung selama menjalani terapi diabetahoni.
  2. Dianjurkan mengkonsumsi jus sayuran, seperti kobis, wortel, paprika, dan kacang panjang. Jika memungkinkan , dianjurkan minum rebusan lidah buaya.
  3. Menghindari stres dan meningkatkan keyakinan untuk sembuh
  4. Diusahakan melakukan olahraga ringan selama 30 menit tiap hari

SETELAH ANDA SEMBUH DAN MERASAKAN KHASIAT OBAT INI BERBAGI CERITALAH SESAMA PENDERITA DIABETES LAINNYA.....



TESTIMONIAL / PENGALAMAN SEMBUH DIABETES

Kesaksian Bpk.Abas, Cirebon : “Saya sudah mencoba ramuan Diabetahoni memang luar biasa khasiatnya, Saya juga menderita kolesterol dan asam urat. “Setelah minum Diabetahoni semuanya teratasi. Alhamdulillah saya kembali melakukan aktivitas saya seperti biasa,”Semua ini berkat Diabetahoni,”


Kesaksian Bpk.Heri, Balikpapan : "Saya menderita Diabetes, badan saya kurus karena batuk kering menahun. Saya sudah mencoba beberapa obat dan minuman suplemen lainnya, tapi hanya sebentar perubahannya, setelah itu kambuh lagi. Tapi ketika saya minum Diabetahoni hanya 2 kapsul 2 x sehari selama 2 minggu saya sudah mengalami kesembuhan luar biasa. Wah mantap sekali Diabetahoni ini. Untuk memastikan saya sehat selalu, saya minum Diabetahoni setiap hari. Aturan minum, cukup 2 kapsul setiap pagi dan malam sesudah makan."


Kesaksian Ibu Nora, Mamuju Sulawesi : "Saya menderita penyakit Diabetes akut dalam jangka waktu cukup lama. Saya sudah menggunakan suntikan insulin untuk menjaga agar diabetes tidak meningkat. Namun setelah saya minum Diabetahoni, keadaan diabetes saya membaik bahkan saya merasa fit dan tidak lagi ketergantungan pada insulin. Diabetahoni memang luar biasa khasiatnya."



Bukti Penelitian Ilmiah Khasiat Biji Mahoni sebagai Obat Anti Diabetes

Uji Efektivitas dan Toksisitas Ekstrak Alkohol Biji Mahoni (Swietenia macrophylla King) sebagai Obat Anti Diabetes Gray literature from JKPKBPPK / 2002-11-29 11:12:00
Oleh : M. Masjhoer, Medical Faculty, Diponegoro University
Dibuat : 2001-03-30, dengan 0 file

Keyword : Swietenia macrophylla King; toxicity; diabetes mellitus; plant extracts; alcohol; Warta Litbang Kesehatan
Subjek : PLANT EXTRACTS; DIABETES MELLITUS
Sumber pengambilan dokumen : Warta Litbang Kesehatan, Vol. 5 (1) 2001

Diabetes melittus merupakan penyakit kronis metabolik yang memerlukan pengelolaan seumur hidup baik pengobatan farmakologis maupun non farmakologis. Salah satu masalah adanya besarnya biaya pengobatan jangka panjang, sehingga perlu mencari obat anti diabetes yang relatif murah dan terjangkau masyarakat. Sebagai salah satu alternatif adalah dengan menggali khasanah budaya bangsa melalui penelitian tentang obat tradisional yang sudah lama digunakan masyarakat Indonesia.

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan berkhasiat tidaknya ekstrak alkohol biji mahoni sebagai bahan hipoglikemia dan menentukan keamanan penggunaanya lewat uji toksisitas akut dengan menentukan besarnya LD-50.

Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorik, dengan rancangan pre test-post test design. Jumlah sampel 75 ekor tikus Galur Weistar umur 2-3 bulan yang dikelompokkan secara acak masing-masing 4 ekor/kelompok untuk uji efektivitas dan 5 ekor/kelompok untuk uji toksisitas. Uji toksisitas akut menggunakan cara Carrol S Weil. Ekstrak alkohol biji mahoni disiapkan dalam 4 besaran dosis kelipatan 10, yaitu 3.2; 32; 320 dan 3200/100 BB tikus. Diberikan peroral dengan sonde lambung, kemudian gejala 48 timbul diamati tiap 15 menit selama 3 jam dan jumlah yang mati dihitung setelah 24 jam. Uji efektivitas dengan cara tes foleransi glukosa, yaitu membandingkan uji toleransi glukosa tikus normal yang diberi ekstrak biji mahoni dosis 0,032; 3,2; 32 dan 320 mg/100 BB tikus, berdasarkan dosis lazim penggunaanya di masyarakat.

Dari penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa ekstrak etanol biji mahoni dosis 3,2 mg/100 BB hewan coba, setara dengan dosis lazim yang digunakan masyarakat, menyebabkan penurunan kadar glukosa darah paling optimal pada tikus normal yang mengalami perlakuan uji toleransi glukosa. Besarnya efek hipoglikemik ekstrak alkohol biji mahoni paling baik terjadi pada 1 jam setelah pemberian dan mulai berkurang efektivitasnya setelah 3 jam.

sumber : http://digilib.itb.ac.id